Notice: Undefined index: host in /home/jojr5479/public_html/wp-content/plugins/wonderm00ns-simple-facebook-open-graph-tags/public/class-webdados-fb-open-graph-public.php on line 1020

Terlalu Banyak Pilihan, Terlalu Banyak Jualan…

Dalam sebuah topik liputan general, kita bisa menemukan banyak angle. Penting untuk memilih dan memilah yang terbaik untuk disajikan secara ‘istimewa’ kepada pemirsa.

Pada liputan Aksi Hari Buruh kali ini, Dea Satriani, Chintya, Lucia Vania, Muhamad Farid Hardika dan Rina Ayu Larasati mendapati fenomena seperti itu. Masuk ‘rimba belantara’ salah satu ajang unjuk rasa tahunan terbesar, mereka tampak kikuk untuk memprioritaskan mana yang sebaiknya diangkat sebagai jualan utamanya.

Continue reading “Terlalu Banyak Pilihan, Terlalu Banyak Jualan…”

Karya Tim dalam Jurnalisme Televisi

Project ini sekali lagi menegaskan bahwa produk berita televisi merupakan kerja tim, bukan kerja satu individual tertentu.

Sebagai ujian akhir mata kuliah Jurnalistik Televisi  Universitas Multimedia Nusantara, mereka bertujuh -Rizaldy Febriyansyah, Dio Djohar, Samsul Huda Ibrahim, Catur Dharma, Gusthia Sasky, Jasmine Saputri, dan Reyhan Alfarisi- menunjukkan kualitas karya yang lebih bagus dibandingkan saat mereka terpisah dalam kelompok berbeda pada Ujian Tengah Semester. Tim ini menghasilkan satu segmen komplet tentang Peringatan Hari Buruh, dimulai dengan bumper in Berita Siang, opening duo host, paket pengantar lengkap dengan grafis, sampai liputan live yang tersebar di tiga titik berbeda.

Continue reading “Karya Tim dalam Jurnalisme Televisi”

Gambar, Atmosfer dan Adegan Natural Super Keren!

Kekuatan siaran berita televisi yakni atmosfer atau natural sound serta suasana alami saat sebuah news terjadi. Tunjukkan itu agar berbicara sendiri, membawa pemirsa ke tempat peristiwa.

Kuartet srikandi Ultima News: Annisa Putri Heriyanti, Ajeng Sekar Rini, Mila Sari, dan Nadia Hersanty  menujukkan keseriusannya menggarap paket liputan Nobar Gerhana di Planetarium Jakarta. Salah satu buktinya, dalam tayangan sepanjang hampir tiga menit itu, mereka mengawalinya dengan gambar subuh. Dari kemacetan di Raya Cikini, hingga antrean pengunjung untuk mendapatkan kacamata gratis.

Continue reading “Gambar, Atmosfer dan Adegan Natural Super Keren!”

Memotret Suara Rakyat

Untuk menggembarkan keseruan dan antusiasme masyarakat Jakarta dan sekitarnya menonton Gerhana Matahari di Planetarium, mereka menjaring suara para pelaku.

Mereka pergi berempat, Rizaldy Febriyansyah, Ahmad S. Huda Ibrahim, Dio Djohar dan Catur Dharma menuju ke kawasan Cikini sejak subuh. Angle yang diambil bagaimana antusiasme warga Jakarta dan kawasan sekitar ibukota menyambut gerhana. Mungkin karena datangnya dini hari, mereka pun berkonsentrasi mengambil gambar di dalam dan di luar Planetarium saat masih subuh, yang notabene amat gelap.

Continue reading “Memotret Suara Rakyat”

Gak Fokus, Ada Aqua?

Liputan keren, presenternya percaya diri. Tinggal belajar fokus saja.

Apriana Nurul Aridha tampak pede membawakan liputan langsung nonton bareng Gerhana Matahari Sebagian di Planetarium Jakarta. Tampaknya, berdasarkan video-video yang beredar di youtube, Apriana cukup punya jam terbang. menjadi reporter atau presenter. Kali ini, bersama Randeska, Andina Kamia, Bunga Dwi  dan Diva Maudy mereka tampil apik di liputan gerhana sejak subuh.

Continue reading “Gak Fokus, Ada Aqua?”

Tinggal Polesan di Pasca-Produksi

Sebuah karya berita jurnalisme televisi merupakan gabungan dari tiga proses: pra-produksi (erencanaan), produksi (eksekusi) dan pasca-produksi (editing naskah dan visual, mixing, dll).

Dibuka oleh piece to camera (PTC) Jasmine Saputri, liputan ini sebenarnya memiliki bangunan cerita yang bagus. Bercerita tentang kritik atas pelaksanaan suasana nonton bareng Gerhana Matahari di Planetarium yang masih kurang memuaskan warga  Jakarta dan sekitarnya. Dua anggota lain kelompok ini, Gusthia Sasky, dan Reyhan Alfarisi menunjang penampilan Jasmine dari balik kamera dan komputer editing.

Continue reading “Tinggal Polesan di Pasca-Produksi”

Totalitas saat Liputan

Tak mau kelewatan momen dalam peliputan gerhana, lima jurnalis dalam satu tim ini memilih menginap di dekat TKP.

Tim ini beranggotakan Margaretha Sembiring, Vividha Jati, Shanaz Marti Utami, Bonita Widi dan Arfyana Citra Rahayu. Mereka hanya menghasilkan video berdurasi 2 menit 8 detik, namun berhasil membangun kesan bagi pemirsa, bahwa momen Gerhana Matahari ternyata dianggap penting bagi sebagian warga Jakarta.

Continue reading “Totalitas saat Liputan”

Ketika Jam Terbang Ternyata Berperan Penting

Ala bisa karena biasa. Jam terbang dan pengalaman memegang peranan penting dalam menghasilkan karya yang lebih baik. Tapi, kuncinya, jangan pernah berpuas diri. Perbaiki kekurangan yang ada.

Saat mereview peliputan peliputan fenomena gerhana matahari karya Vivi Melyan, Andreas Fan Cristian, Daniel Cahyadi dan Kelvin Layzuardy, secara tak sengaja saya menemukan ‘portofolio’ mereka yang lain. Di kanal youtube, ternyata kelompok ini pernah secara khusus mewawancarai Dahlan Iskan, tokoh pers yang juga pernah menjabat Menteri BUMN di Lapangan Monumen Nasional, di sela-sela Dahlan melakukan aktivitas senam pagi hariannya. Saat itu, mereka mengejar Dahlan untuk tugas Sejarah Jurnalistik dan meminta Dahlan berkisah tentang pengalaman serta cerita-ceritanya mengenai perjalanan jurnalistik di Indonesia, dengan wawancara berlangsung cair dan nyaris tanpa grogi. Betapa sebuah effort yang kuat untuk mengejar sebuah tokoh ternama.

Continue reading “Ketika Jam Terbang Ternyata Berperan Penting”

Petik Satu Angle, dan Kupas Habis!

Ibarat masuk ke pasar, saat liputan kita dihadapkan pada begitu banyak pilihan bahan untuk dimasak. Sebaiknya, pilih satu ‘masakan’ lalu fokus di situ. Jangan terbuai dengan banyaknya belanjaan yang bisa diambil. Perencanaan matang dan pikiran cerdas menjadi kunci.

Banyak sudut pandang alias perspektif alias angle bisa diambil dalam sebuah peristiwa besar seperti peliputan Gerhana Matahari Total di Planetarium Jakarta. Erwin Halimuci, Ramadhan Sultan, Nicolas Laurencius dan Devina Aurel  mesti belajar bagaimana memilih satu saja di antara belantara fenomena itu untuk diseriusin lebih mendalam.

Continue reading “Petik Satu Angle, dan Kupas Habis!”

Bicara Teknis tanpa Harus Menjadi Rumit

Dalam jurnalisme televisi, yang penyajian paket liputannya tak boleh terlalu panjang, kadang tak bisa menghindarkan diri dari liputan amat teknis. Kuncinya, bagaimana mengemas dan ‘menghidangkan’-nya ke pemirsa, tanpa membuat kening penikmatnya jadi berkerut.

Kali ini, kita membahas liputan Gerhana Matahari Sebagian di Planetarium Jakarta karya trio Debora Darmawan, Esther Suhana, dan Felita Herlina. Karena itulah, mereka memberi nama stasiun penyiarannya sebagai ‘DEF News’. Dalam durasi 2 menit 50 detik, mereka fokus pada angle “Bagaimana cara pengunjung Planetarium menyaksikan gerhana matahari”.

Continue reading “Bicara Teknis tanpa Harus Menjadi Rumit”