Notice: Undefined index: host in /home/jojr5479/public_html/wp-content/plugins/wonderm00ns-simple-facebook-open-graph-tags/public/class-webdados-fb-open-graph-public.php on line 1020
MEMBUAT RAKYAT GEMBIRA. Dalam jadwal futsal kami di lapangan Monas yang gratis tiap Selasa dan Kamis, banyak kali kecewa melanda. Maghrib telah usai, tapi lampu penerang lapangan tak kunjung dinyalakan. Begitu pula kondisi gawang yang jaringnya tercabik-cabik dan sebagian besar bahkan melompong tanpa jala. Jadi sulit menjelaskan, apakah sebuah gol itu sahih atau tidak.
Hidup tak perlu terlalu serius. Syukuri yang ada, dan lihatlah dengan pola yang tak biasa kita lihat. Istilah klasiknya, ‘outside the box’, lihatlah dari cara yang tak biasa.
Mungkin hal serupa yang ditegaskan pemilik Studio ‘Upside Down’ yang lokasinya bertebaran di beberapa kota di Indonesia. Pekan lalu kami bertandang ke salah satu counternya di Bali. Tiket masuknya Rp 100 ribu untuk dewasa dan Rp 50 ribu untuk anak-anak. Ada delapan ruangan di sana, yang ditata tidak secara normal. Kalau difoto, orang akan melihat dengan mata berkerut. Either ia bisa memahami obyeknya yang dianggap tak normal, atau manusianya yang tampil mengawang. Continue reading “Kadang Kita Perlu Melihat Hidup dengan Terbalik”
Tak ada yang percaya semua terjadi begitu cepat. Asep Rahmat Fajar, biasa disapa Kang Asep, meninggalkan Bina Graha di akhir tahun lalu, dan tak kembali di tahun yang baru. Asep, Tenaga Ahli Utama Kedeputian V –membidangi Bidang Kajian Politik dan Pengelolaan Isu-isu Hukum, Pertahanan, Keamanan dan HAM ini terkena serangan stroke pada Senin, 2 Januari 2017 di rumahnya, kawasan Jatiwaringin, Jakarta Timur.
Kali ini portal KSP menampilkan profil satu lagi Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan yakni Chrisma Aryani Albandjar.
Sarjana Hubungan Internasional FISIP Universitas Airlangga ini menggenggam pengalaman bertahun-tahun di sektor privat, khususnya dalam bidang jurnalistik, media, kebijakan publik dan hubungan masyarakat. Di sektor publik, sebelumnya, Chrisma pernah menjadi Staf Ahli Komisi I DPR RI.
Pemilik gelar Magister Manajemen dari Prasetiya Mulya Business School dan Masters of Arts bidang Radio dan Televisi saat menerima beasiswa Fulbright di San Francisco State University ini mengaku tak masalah bekerja di sektor swasta maupun pemerintah.
UNAIR NEWS – Setelah hampir 13 tahun berkiprah menjadi jurnalis media massa umum, kini Agustinus Eko Rahardjo menggawangi portal informasi kebijakan Presiden RI. Jojo, sapaan akrabnya, adalah alumnus program studi S-1 Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga.
Di tengah kesibukannya menjadi staf Deputi IV yang bertugas mengelola konten dan laman kebijakan presiden, ia menyempatkan waktunya selama kurang lebih satu jam untuk bercerita tentang masa kuliah dan karirnya saat ini. Kru UNAIR News berhasil menemuinya di sela-sela waktu makan siang di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/8).
Catatan kritis mencermati babak baru Bambang Pamungkas di atas podium.
Akhirnya, kemarin (6/6) video mantan kapten tim nasional Bambang Pamungkas –akrab disapa Bepe- saat memulai perjalanan anyarnya sebagai pembicara publik, resmi dirilis. Sebenarnya pengen juga menyaksikan langsung event yang dihelat akhir April lalu di Gedung Usmar Ismail, Jakarta Selatan ini. Sayang, kala itu acara bertajuk ‘#Bepe20 Bicara Battle of Life, Antara Cinta vs Tanggung Jawab’ bertabrakan dengan jadwal kerja. Selain itu, maksud hati hendak mengirim tim liputan untuk mengabadikan momen historis ini, namun ternyata acara itu dinyatakan tertutup bagi kamera. Dilematis sih. Di satu sisi, Bepe butuh banyak ekspose dalam dunia barunya. Di sisi lain, penyelenggara even menerapkan ‘profesionalisme full’ saat ada media video online yang membeli hak siarnya secara eksklusif.
Kata @aniesbaswedan di @CNNIndonesia ternyata 3 R (baca tulis hitung) sudah jadi 4 C. Dulu orangtua kita bertanya ke kita, “Mau jadi apa?” Next, kita akan bertanya ke anak-anak kita, “Nak, mau bikin apa?” Selengkapnya, silahkan dinikmati…
Hampir satu setengah tahun berlalu, Presiden Jokowi akhirnya menunjuk spokeperson. Pilihannya jatuh pada tokoh kesayangan media yang baru saja ‘tersingkir’.
Johan Budi dan Jokowi. Dua media darling.
Johan Budi Sapto Pribowo akhirnya harus memilih. Setelah upayanya menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi secara definitif kandas di DPR –hanya beroleh 25 suara untuk memperebutkan lima kursi pimpinan KPK- banyak rumor menyelimuti dirinya.
Bintang Johan sebagai ‘karyawan’ KPK amat bersinar, dimulai dari bagian humas, juru bicara, Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat, Deputi Pencegahan, serta puncaknya diangkat Presiden Joko Widodo sebagai pelaksana tugas Komisioner KPK bersama Taufiequrachman Ruki dan Indriyanto Seno Adji.