Hari ini, setahun lalu. Jum’at 2 Desember 2016, ratusan ribu –ada yang mengklaim jutaan- warga Jakarta dan sekitarnya mengepung Monas. Sebagian besar ber-‘dress code’ putih, menyuarakan tuntutan hukuman untuk Gubernur Basuki Tjahaja Purnama yang dianggap menistakan agama mereka. Aksi terbesar, setelah pada Jum’at bulan sebelumnya hadir dua kali, pada 14 Oktober dan 4 November 2016.



“Di sinilah dituntut kecerdasan publik untuk tak asal menyebar berita yang kita terima, apalagi kalau informasi itu didapat dari situs berita yang kredibilitasnya tak jelas,” kata Tenaga Ahli Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden, Agustinus Rahardjo’ dalam diskusi ‘Perang Teknologi Generasi Milenial’ yang digelar DPP Taruna Merah Putih, Kamis, 30 November 2017.

Pertanyaan berikutnya, apa yang Anda bayangkan saat mendengarkan kata ‘Kolaka’? 
Siang tadi, Puji Tuhan, Alhamdulilah, akhirnya Bombardier CRJ 1000 NextGen milik Garuda Indonesia mendaratkan kami -sekelompok jurnalis dari Jakarta bersama tim Direktorat Pengolahan dan Penyediaan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika- di Bandara Silangit, Tapanuli Utara. Mengapa begitu bersyukur? Karena penerbangan menuju wilayah berkabut di kawasan Toba itu sempat tertunda beberapa kali.
Empat hari terakhir kemarin, saya berada di Nusa Dua, untuk sebuah rapat kantor. Tentu saja, di sela-sela rapat, kalau di Bali masak sih tak menyempatkan diri jalan ke luar? Nusa Dua dengan segala fasilitas tempat konvensinya yang ‘one stop place’ memang sangat menarik. Tapi, Bali tetap tak berwarna tanpa berkunjung ke sisi yang lebih happening, seperti Kuta, Legian, Seminyak, dan pantai-pantai di deretannya…