Notice: Undefined index: host in /home/jojr5479/public_html/wp-content/plugins/wonderm00ns-simple-facebook-open-graph-tags/public/class-webdados-fb-open-graph-public.php on line 1020

Jadi Makan? Ya Udah…

Di Jalan Johar, Menteng, ada resto bistro yang ternyata sudah beroperasi sejak 2013. Makan minum babi dan bir ala negerinya Jurgen Klopp.

Situs Guiden menulis Resto ‘Ya Udah’ dengan judul: Restoran Jerman di Jakarta dengan Rasa Enak, Harga Pas. Cocok sih buat nongkrong, buka sampai malam. Menunya, ada pork -dengan segala varian bagian tubuhnya. Minum pun bisa pilih dari yang standar sampai bir.

Continue reading “Jadi Makan? Ya Udah…”

Jersey Arseto

Klub legendaris di era Galatama. Bubar setelah datangnya gelombang reformasi.

Di masa Sekolah Dasar, saya mengikuti perkembangan sepak bola Indonesia, termasuk geliat Liga Sepak Bola Utama (Galatama). Saya tinggal di Surabaya, penggemar fanatik klub Niac Mitra. Sangat tangguh dan disegani, tapi juga pernah terlilit kasus suap.

Continue reading “Jersey Arseto”

Roti Gembong Gedhe yang Kian Mewabah

Banyak bisnis hancur akibat pandemi Covid-19. Tapi, ada juga yang memulai dan jadi menggurita di masa wabah nan bikin susah itu. Roti Gembong Gedhe jadi fenomena yang padanya kita layak belajar.

Di Jogja bisnis Roti Gembong Gedhe menggejala. Pun demikian daerah-daerah lain. Situs resminya menyebut, Roti Gedhe tmemiliki lebih dari 170 cabang yang tersebar luas di Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Pantura Raya, Kedu Banyumas, Jawa Barat, hingga di Jabodetabek. Ini sebenarnya roti khas Kalimantan.

Continue reading “Roti Gembong Gedhe yang Kian Mewabah”

Diskusi Kopi Dimas Oky

Diskop menginspirasi. Tempat nongkrong sekaligus percontohan wirausaha di ibu kota.

Dimas Oky Nugroho sahabat baik. Sejak sama-sama di Unair, lalu di dunia jurnalistik televisi dan masuk jalur politik. Sempat bertemu di Kantor Staf Presiden era Kang Teten Masduki.

Selain langkah-langkah politiknya, mantan calon wali kota Depok ini menginspirasi juga dengan mendirikan kafe Diskop. Diskusi Kopi. Di beberapa spot di Jakarta.

Continue reading “Diskusi Kopi Dimas Oky”

Puerto Rico van Java

Purwokerto, ibu kota Kabupaten Banyumas. Kota kelas menengah. Tidak terlalu ramai seperti Semarang dan Yogyakarta, tapi tentu tidak sesepi tetangganya: Purbalingga, Kebumen dan Purworejo, misalnya.

Tiga malam di Purwokerto menyegarkan jiwa. Perlu sesekali datang ke koat-kota kecil. Meski sebenarnya, kawasan yang nomor polisi kendaraannya pakai plat “R” ini bukan kota cilik. Penduduknya 250 ribu, termasuk pengguna “Bahasa Ngapak” yang khas di Jawa Tengah.

Continue reading “Puerto Rico van Java”

Baturraden, Tetirah di Lereng Slamet  

Spot wisata di Purwokerto. Pernah viral karena tragedi, kini bangkit jadi tujuan plesir kelas BC.

Kejadiannya sudah lama. Hari kedua Idul Fitri Oktober 2006. Jembatan gantung itu roboh dan menewaskan 9 korban jiwa dari 50 orang yang ada di atasnya. Belasan tahun kemudian, lokasi wisata itu kian cantik dan menarik antusiasme pengunjung dari level menengah. Long weekend kemarin saya ke sana. Harga tiketnya Rp 25 ribu di hari libur.

Continue reading “Baturraden, Tetirah di Lereng Slamet  “