Belitung, Selamat Datang di Negeri Laskar Pelangi (1)

“Flight attendant landing position,

Ladies and gentleman, we have just landed at H.A.S. Hanandjoeddin International Airport at Tanjung Pandan, Belitung…

Please remain seated until the fasten seat belt sign has been switched off. Do take care when open the overhead compartment. The local time now is 8.45 am, there is no different time between Tanjung Pandan and Jakarta …”

Lega rasanya saat mendengarkan suara Captain Michael Arnold mengumumkan GA 282 segera landing di Belitung. Pesawat Bombardier CRJ 1000 buatan Kanada berkapasitas 96 orang itu mendarat mulus setelah menempuh 48 menit penerbangan dari Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta. Continue reading “Belitung, Selamat Datang di Negeri Laskar Pelangi (1)”

Check IN: TJQ, Belitong, Bagusnye Dak Teritong!

“Flight attendant landing position,

Ladies and gentleman, we have just landed at H.A.S. Hanandjoeddin International Airport at Tanjung Pandan, Belitung…

Please remain seated until the fasten seat belt sign has been switched off. Do take care when open the overhead compartment. The local time now is 8.45 am, there is no different time between Tanjung Pandan and Jakarta …” Continue reading “Check IN: TJQ, Belitong, Bagusnye Dak Teritong!”

Hatur Nuhun, Kang Djanur!

ITULAH ungkapan rasa terima kasih dalam bahasa Sunda. Yang artinya kurang lebih mengucapkan terima kasih kepada pelatih Persebaya Djajang Nurjaman.

Kawan saya itu benar. Sebelum Liga 1 bergulir, ia membeberkan semacam prediksi bursa pelatih yang dipecat pada gelaran kompetisi kasta tertinggi sepakbola Indonesia.

Luciano Leandro. Benar. Didepak dari Persipura setelah lima match pertama gagal menang. Continue reading “Hatur Nuhun, Kang Djanur!”

AJI, Ultah Perak yang Tetap Independen

Saya pernah ber-AJI. Dan sangat bangga akan status itu. Dalam berbagai lamaran kerja yang loncat-loncat entah berapa belas kantor, saat mengisi form biodata yang disiapkan HRD kala tes, selalu saya tulis dua jawaban di kolom ‘Pengalaman Organisasi’: AJI dan GMKI.

Mau dibilang AJI lekat dengan demo dan karyawan kritis nan keras kepala, saya gak peduli. Kalau mau diterima, ya terima saja. Dan syukurlah, berkat AJI saya sempat merasa kerja di bawah bendera Jawa Pos Grup, Tempo Grup, Kompas Grup, dan CT Corp. Continue reading “AJI, Ultah Perak yang Tetap Independen”