Reformasi Hukum Bergulir Sesuai Nawacita
JAKARTA- Paket kebijakan reformasi hukum yang digulirkan Presiden Joko Widodo dalam Rapat Terbatas Kabinet Kerja, Selasa, 11 Oktober 2016 barulah gong pembuka. Tak beda dengan paket ekonomi, pencanangan program ini akan diikuti paket-paket lain yang bersifat teknis serta detail, yang diluncurkan masing-masing kementerian dan lembaga.
Pernyataan ini disampaikan Asep Rahmat Fajar, Tenaga Ahli Utama Kedeputian V Kantor Staf Presiden (KSP) dalam#ForumPresidenRIgoid, sebuah diskusi media yang menghadirkan narasumber KSP dan jurnalis membahas isu-isu terkini, Rabu, 12 Oktober 2016.
KSP Terima Aspirasi Petani Tembakau
JAKARTA– Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki menerima aspirasi dari petani tembakau terkait Rancangan Undang-Undang Pertembakauan. RUU ini merupakan salah satu yang masuk dalam daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) periode 2015-2019.
Dalam pertemuan di ruang kerjanya, Selasa, 30 Agustus 2016, Teten mendengarkan masukan dan testimoni Sukiman, petani tembakau dari Klaten, Jawa Tengah.
Agar Petani Tak Lagi Menjadi Obyek
Dipublikasikan pada 30/08/2016 | 13:06 WIB
Reforma Agraria yang ditegaskan Presiden Joko Widodo pada rapat terbatas di Kantor Presiden, Rabu 24 Agustus 2016 menjadi jawaban atas kebijakan yang lama ditunggu.
Pada debat calon presiden dua tahun silam, 15 Juni 2014, Jokowi membeberkan skemanya untuk mereformasi struktur agraria yang timpang sehingga diyakini bisa menjadi solusi bagi kesejahteraan sosial. Saat itu, Capres Jokowi bertekad mengembangkan ekspor pertanian berbasis pengolahan industri dalam negeri dan membuka 1 juta hektar lahan kering di luar Jawa dan Bali untuk petani.
Mencari Terobosan, Mengefektifkan Bantuan
JAKARTA- Kantor Staf Presiden menggelar pertemuan khusus untuk mencari terobosan agar program-program Nawacita dapat berjalan efektif. Pertemuan yang dipimpin Deputi II Bidang Kajian dan Pengelolaan Isu-isu Sosial, Ekologi, dan Budaya Strategis Kantor Staf Kepresidenan Yanuar Nugroho ini dihadiri Ketua Yayasan Nurani Dunia Imam Prasodjo, serta perwakilan dari Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Desa, Kementerian Perindustrian dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Turut menyampaikan testimoni pada acara itu, Toni Ruttimann, seorang pembangun jembatan asal Swiss, yang bekerja di wilayah Asia Tenggara dan di Amerika Latin. Toni bekerja secara independen bersama komunitas kurang mampu, menggunakan bahan-bahan daur ulang, tanpa memasang tarif untuk pekerjaannya. Pembangunan jembatan gantung dilakukan bersama-sama dengan masyarakat lokal sebagai ‘pemilik’ jembatan itu.
Continue reading “Mencari Terobosan, Mengefektifkan Bantuan”
Selamat Menikmati, Terminal Baru di Bandara Soekarno Hatta
Menginjakkan kaki di Terminal 3 baru di Bandar Udara Soekarno-Hatta yang resmi dioperasikan Selasa (9 Agustus 2016), ingatan saya melayang saat beberapa tahun silam tiba di Bandara Detroit, Michigan, Amerika Serikat.
Di bandara yang menjadi salah satu hub atau penghubung daratan Amerika Serikat dengan kawasan Asia dan benua lain itu, terdapat Terminal Edward H. McNamara nan sangat megah. Terminal yang juga disebut sebagai the Northwest WorldGateway ini menjadi ‘hak’ eksklusif beberapa maskapai, seperti Delta Air, Virgin Air, Air France dan jaringan SkyTeam. Memiliki 121 gates, terminal McNamara memiliki ruang berjalan yang lebar, dengan deretan toko maupun kafetaria rapi berjajar. Tempat duduk bagi para penumpang transit juga amat memadai, lengkap dengan colokan listrik di tiap sudut sofanya.
Continue reading “Selamat Menikmati, Terminal Baru di Bandara Soekarno Hatta”
Berharap KPI Baru Menegakkan Benang Basah
Dalam proses amat cepat, Komisi I DPR memilih sembilan komisioner baru Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Setelah diperas uji kepatutan dan kelayakan dari 27 orang dalam dua hari, Rabu (20/7) ini mereka disahkan dalam rapat paripurna. Mampukah para dewa dunia penyiaran itu menjawab keraguan?

Kesembilan komisioner KPI 2016-2019 ini bak ‘dewa’ yang akan menentukan hitam putihnya wajah penyiaran Indonesia dari pekan depan hingga jelang Pemilu 2019. Sembilan orang terpilih masing-masing Nuning Rodiyah (54 suara, mantan komisioner Komisi Pelayanan Publik Jawa Timur), Sudjarwanto Rahmat (52 suara, petahana KPI 2013-2016), Yuliandre Darwis (51 suara, akademisi Universitas Andalas, Ketua Umum ISKI), Ubaidillah (46 suara, komisioner KPID Jakarta), Dewi Setyarini (45 suara, Direktur Lembaga Penyiaran Publik Lokal Purbalingga, mantan caleg PKB), Obsatar Sinaga (45 suara, akademisi Universitas Padjajaran), Mayong Suryo Laksono (jurnalis), Hardly Stefano Fenelon Pariela (34 suara, mantan komisioner Komisi Pelayanan Publik Jawa Timur), Agung Suprio (24 suara, akademisi Universitas Indonesia).
Continue reading “Berharap KPI Baru Menegakkan Benang Basah”
Jokowi, Obama dan Rakyat Kebanyakan
Gambar berbicara lebih daripada seribu kata-kata.

Sepekan terakhir, media di Indonesia –terutama media viral dan online- ramai berita dengan aktivitas Presiden Jokowi yang sebenarnya biasa sebagai rakyat, tapi dianggap tak biasa sebagai pemimpin negara. Pertama, aktivitasnya menemani putera bungsunya, Kaesang Pangarep, berbelanja piranti elektronik di Harco Mangga Dua, Jakarta. Kegiatan itu diyakini berlangsung pada Minggu (29/5), di hari yang sama saat Presiden Jokowi ternyata tak jadi hadir di Rakernas Partai Amanat Nasional di Kemayoran.



