![]() Sudah empat hari ini, program infotainment “Silet” yang biasa tayang di RCTI setiap pukul 11.00-11.30 WIB dihentikan penayangannya. Terkait pelanggaran berat yang dilakukannya, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menjatuhkan sanksi administratif berupa penghentian sementara terhadap program “Silet” RCTI. Continue reading “Infotainment “Silet” diberhentikan sementara” |
Obama, Bhinneka tunggal ika, dan perusakan hutan

Hari kedua lawatan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Jakarta Kamis (10/11) kemarin diisi dengan kunjungan ke Masjid Istiqlal serta memberi kuliah umum di kampus Universitas Indonesia, Depok.
Di Istiqlal, Obama diterima imam besar masjid Ali Mustafa Yaqub yang menemaninya berjalan-jalan dan melihat isi masjid yang dibangun oleh arsitek Katolik, Frederich Silaban itu. Penampilan Michelle Obama terlihat berbeda saat ia memakai kerudung saat berkunjung Istiqlal. Selain mendapat plakat dan buku profil Istiqlal, Obama juga mendapat buku karangan Ali Yaqub berjudul, “Islam di Amerika dan Islam between war and peace.”
Continue reading “Obama, Bhinneka tunggal ika, dan perusakan hutan”
Obama, dan kerinduannya pada Indonesia…
Jakarta menyambut Obama

Setelah tertunda tiga kali, Presiden Amerika Serikat Barack Obama direncanakan berada di Indonesia pada Selasa dan Rabu, 9-10 November ini. Obama ‘mampir’ ke Jakarta, kota yang sempat ditinggali di masa kecilnya selama 4 tahun, antara 1967 hingga 1971.
Obama singgah ke Jakarta dalam kunjungan 2 hari 1 malam, di antara rangkaian lawatan 10 hari ke 4 negara Asia, termasuk menghadiri KTT G-20 di Seoul, Korea Selatan. Sebelum ke Indonesia, Obama 4 hari berada di India, dan setelah di Jakarta, presiden ke-44 AS ini langsung menuju ke Korea dan Jepang.
Masyarakat belum paham perubahan iklim

Masih banyak masyarakat, terutama di kalangan bawah, belum paham ancaman perubahan iklim dan pemanasan global yang kini menjadi pembicaraan dunia. “Para petani di Jawa hanya mengaitkan keadaan saat ini dengan kosmologi Jawa. Bahwa tiap sepuluh tahun selalu ada musim yang kacau,” kata Raja Siregar, seorang pegiat perubahan Iklim dan pakar Adaptasi perubahan iklim dalam serial diskusi “Climate Change” dengan jurnalis di Jakarta, baru-baru ini.
Pelajaran kuliah hari ini: Looking glass self

Ini kisah yang saya dapat dari kegiatan belajar S-2 saya hari ini, Magister Ilmu Komunikasi, tepatnya pada sesi kuliah Perspektif Teori Komunikasi, dibawakan doktor komunikasi, Emrus Sihombing.
Pernah mendengar tentang teori looking glass self? Sederhananya, konsep yang diperkenalkan oleh sosiolog Amerika Charles Horton Cooley pada 1902 ini menekankan bahwa keberadaan seseorang berkembang berdasarkan interaksi dan persepsi orang lain. Kita bertumbuh menurut apa yang orang lain –khususnya orang-orang terdekat, orang-orang kepercayaan kita seperti suami/isteri, orangtua, boss- persepsikan mengenai diri kita.
Continue reading “Pelajaran kuliah hari ini: Looking glass self”
Dewan Pers tegaskan tak ada lagi kriminalisasi pers
Polemik kematian Ridwan Salamun diharapkan terjawab di pengadilan.

Sebagai lembaga independen yang lahir dari semangat reformasi dan Undang-Undang Pers No. 40/1999 Dewan Pers terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga kemerdekaan pers di negara ini. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar pertemuan seri bersama para stakeholder untuk menyikapi kekerasan dan pemidanaan terhadap wartawan.
Continue reading “Dewan Pers tegaskan tak ada lagi kriminalisasi pers”
#Football Evangelist: Merindukan sepakbola tanpa kebencian

Hari ini kutinggalkan pekerjaan
siap-siap buat nonton pertandingan
orang bilang aku sudah kesurupan
demi Persija apapun kulakukan,
Persija Jakarta… o..o.. o..
Sudah lama saya tidak menikmati pertandingan sepakbola langsung di stadion, duduk di kursi penonton, bukan di tribun wartawan seperti yang selama ini saya nikmati. Sensasi duduk di bangku penonton memang berbeda, sampai-sampai seorang kawan virtual, Pangeran Siahaan berujar, “Menonton sepakbola dari bangku media itu sama seperti nonton bokep tanpa boleh bermasturbasi dan tak boleh bersuara.”
Continue reading “#Football Evangelist: Merindukan sepakbola tanpa kebencian”
The Crazies: Pelajaran dari kota terinfeksi

Ini film hollywood terbaru dari genre horror. Tapi menyaksikan alurnya, kita tak akan merasa jenuh dan senantiasa terjaga dengan suspense-suspense alias ketegangannya. Perasaan serupa saya dapat saat menyaksikan premier ‘The Crazies’ di Blok M Square, baru-baru ini.
Continue reading “The Crazies: Pelajaran dari kota terinfeksi”
#Football Evangelist: Maksimalkan Maximu…

Mengawali catatan football evangelist hari ini, saya tak bisa mengelak untuk mengabarkan euphoria kemenangan Liverpool di Reebok Stadium, kandang Bolton Wanderers, Ahad malam kemarin.
Continue reading “#Football Evangelist: Maksimalkan Maximu…”