Kekuatan massa adalah keunggulan besar sebuah liputan live. Menjadi masalah besar, mengapa Rahmi Febriani tak mengoptimalkan kekuatan yang dimilikinya ini…
Rahmi Febriani, ia biasa disapa Ami, hadir di sebuah even besar: kampanye pemilu yang dihelat Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Lokasinya pun mentereng: Istana Olahraga alias Istora Senayan. Sayang, Ami tak memaksimalkan kekuatan massa yang ada di sekitar kampanye.
Mengambil side bar, sisi lain, banyaknya bus yang disewa para pendukung kampanye menjadi pilihan yang juga asyik. Apalagi, Ami menceritakan bagaimana pernyataan para sopir yang meraup rezeki kampanye. Namun, dalam jurnalisme televisi, fakta seperti ini tak sebaiknya disampaikan dalam kalimat tak langsung. Berbeda nilainya kalau ada wawancara langsung dengan abang-abang pengemudi metro-mini atau kopaja yang dicarter pengurus partai itu.
Continue reading “Pelajaran Penting Live Report: Jangan Ketinggalan Momen!”

