Sudah mari kita tutup lembaran 2017 dengan segala hiruk-pikuknya. Detik ini kita sudah ada di 2018 dengan berbagai doa dan harapan terpanjatkan untuk 365 hari ke depan, diawali dari hari ini.
Tak Hanya Bali, Kita Juga Punya Bromo
Sudah lama Gunung Bromo -yang ada dalam paket taman nasional BTS alias Bromo Tengger Semeru- menjadi destinasi utama bagi provinsi Jawa Timur. Daya tarik wisatawan dari mancanegara maupun domestik ke Jatim sudah pasti prioritasnya adalah: berkunjung ke Gunung Bromo. Baru setelah itu di alternatif berikutnya ada Kawah Ijen, Banyuwangi, Surabaya, Malang-Batu, Makam Bung Karno dan lain-lain.

Mari Bersiap Sambut Timnas di GBK
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyatementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyatementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyateberapa saat lalu, saya menulis terkait kunjungan eksklusif ke Stadion Utama Gelora Bung Karno yang sedang dalam proses renovasi besar sebelum menjadi lokasi pembukaan Asian Games XVIII pada 2018 mendatang.

Mendekati rampungnya pembenahan besar stadion kebanggaan masyarakat Indonesia ini, terlihat betapa membanggakannya Stadion Utama GBK yang awalnya dibangun Presiden Soekarno untuk penyelenggaraan Asian Games 1962 itu. Setelah 56 tahun berselang, pesta olahraga bangsa-bangsa Asia kembali digelar di Indonesia. Dulu di era Bung Karno, dan kini di masa Jokowi.
Wisata Alam dan Sejarah, Jangan Terus Wisata Mal
Jadi, setelah tiba di tempat tujuan liburan nan jauh dari ibukota tempat biasa bersibuk mencari rupiah, ke mana akhirnya hari-hari wisata diarahkan?

Sungguh terlalu, jika sudah jauh-jauh ke Yogyakarta -misalnya- tapi di sana tetap saja yang dituju adalah pusat perbelanjaan. Apalah sebenarnya beda Ambarrukmo Plaza dan Lippo Plaza di Jalan Adi Sutjipto, Jogja City Mall di Jalan Magelang, atau Mall Malioboro dibandingkan Grand Indonesia, Pacific Place, Senayan City, FX, Pejaten Village dan lain-lain. Bukankah pada dasarnya semua mall yang itu hakikatnya sama, yakni menumbuhkan budaya konsumerisme?
Continue reading “Wisata Alam dan Sejarah, Jangan Terus Wisata Mal”
Liburan, Jangan Lupakan Kuliner Lokal
Apa asyiknya berkunjung -atau bahkan sekadar melewati- sebuah spot yang jarang kita temui dalam keseharian kita?

Selain suasana, orang-orang, dan bagaimana keasyikan lingkungan di sana, tentu saja yang tak boleh dilewatkan adalah: kuliner khas!
Natal yang Tenang, Tak Usah Pikirkan yang Tak Senang
Natal adalah Natal.
Natal, sesuai namanya berarti adalah kelahiran. Kelahiran Isa Almasih, atau Yesus Kristus, yang diyakini sebagai penyelamat dunia. Awalnya dipercaya sebagai penyelamat Israel dari penjajahan Romawi. Tapi selanjutnya juga dianggap sebagai penyelamat manusia dari belenggu dosa.

Continue reading “Natal yang Tenang, Tak Usah Pikirkan yang Tak Senang”
Kampanye Bali, Gaya Non Verbal Jokowi
Kembali Presiden Jokowi mempertontonkan gaya non verbal ala Solo yang tak banyak bicara saat mengampanyekan agar wisata di Bali kembali hidup.

Netizen boleh ramai-ramai menggaungkan tagar #BaliAman dan hashtag #BaliSafe, tapi Presiden Jokowi menunjukkan perhatiannya pada turisme di Bali yang sedang prihatin -karena terdampak aktivitas Gunung Agung- dengan tindakan nyata. Continue reading “Kampanye Bali, Gaya Non Verbal Jokowi”
Papua dan Janji Jokowi
Ada sebuah film drama komedi keren besutan sutradara Joko Anwar yang tayang di bioskop 2005. ‘Janji Joni’, dibintangi Nicholas Saputra dan Mariana Renata, berkisah mengenai seorang pengantar film bernama Joni yang tidak pernah telat mengantar roll film antar bioskop. Joni yang telah bekerja sebagai pengantar secara turun-temurun ini bertekad untuk tepat waktu dan dapat diandalkan, apalagi saat ada janji dari seorang wanita cantik yang bersedia diajak kencan, asal film yang diantar Joni tak terlambat.

Airlangga Nahkoda Baru, Harapan Baru Golkar?
Partai Golongan Karya seperti menemukan oksigen baru saat memastikan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum 2017-2022 yang disahkan dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Jakarta Convention Centre, 18-20 Desember 2017.

Continue reading “Airlangga Nahkoda Baru, Harapan Baru Golkar?”


Kalau melihat jumlah pertandingan yang dimainkan, tentu saja jawabannya belum. Ke-20 peserta liga yang paling diminati di dunia ini baru main 18 kali, alias belum separuh jalannya kompetisi. Masih ada lima bulan lagi, sebelum gelaran musim ini resmi ditutup pada Minggu, 13 Mei 2018 tahun depan.