JAKARTA- Paket kebijakan reformasi hukum yang digulirkan Presiden Joko Widodo dalam Rapat Terbatas Kabinet Kerja, Selasa, 11 Oktober 2016 barulah gong pembuka. Tak beda dengan paket ekonomi, pencanangan program ini akan diikuti paket-paket lain yang bersifat teknis serta detail, yang diluncurkan masing-masing kementerian dan lembaga.
Pernyataan ini disampaikan Asep Rahmat Fajar, Tenaga Ahli Utama Kedeputian V Kantor Staf Presiden (KSP) dalam#ForumPresidenRIgoid, sebuah diskusi media yang menghadirkan narasumber KSP dan jurnalis membahas isu-isu terkini, Rabu, 12 Oktober 2016.









