Dua belas tahun berselang, Cristiano Ronaldo kembali di final Piala Eropa. Kalau 2004 tampil penuh tapi gagal membawa pulang piala, kini ia meringis di menit ke-25 karena cedera. Berakhirkah semuanya?
http://www.youtube.com/watch?v=6RhtGm6onkg

"the future belongs to those who believe in the beauty of their dreams, masa depan adalah milik mereka yang percaya kepada keindahan mimpi-mimpinya.."
Dua belas tahun berselang, Cristiano Ronaldo kembali di final Piala Eropa. Kalau 2004 tampil penuh tapi gagal membawa pulang piala, kini ia meringis di menit ke-25 karena cedera. Berakhirkah semuanya?
http://www.youtube.com/watch?v=6RhtGm6onkg
“Orang yang badannya besar itu belum tentu kuat.. Yang besar itu yang kuat kesabarannya.” -Jokowi
Membawa nama besar film pertamanya, Rudy Habibie alias Habibie & Ainun 2 seperti kelimpungan menggendong beratnya beban itu.
Habibie & Ainun, dirilis pada akhir 2012, memang fenomenal. Film yang dibintangi duo Reza Rahardian dan Bunga Citra Lestari (BCL) itu sukses menembus 4 juta jumlah penonton, sekaligus masuk dalam short-lists film Indonesia terlaris sepanjang sejarah. Didahului novel berdasar kisah nyata berjudul serupa yang terjual hingga ratusan ribu eksemplar, film Habibie & Ainun begitu menggetarkan loket-loket gedung bioskop. Bahkan termasuk ‘Cinta Sejati’, lagu tema yang juga dinyanyikan BCL, seolah menjadi lagu abadi.“Saat aku tak lagi di sisimu Ku tunggu kau di keabadian… Cinta kita melukiskan sejarah… Menggelarkan cerita penuh suka cita… Sehingga siapa pun insan TuhanPasti tahu cinta kita sejati…”
Continue reading “Film Kedua Habibie dan ‘What Do You Expect’…”
Ini contoh karya jurnalistik televisi yang komplet. Ada live, paket, wawancara dan juga grafis. Mari belajar dari kekurangan, bukan hanya kelebihannya.
Sembilan orang dalam kelompok ini -Bunga Dwi, Apriana Nurul, Randeska, Stella Hardy, Bertold Ananda, Elisa Kartika, Diva Maudy, Brigita Eveline, Andina Kamia- mencoba menyajikan karya akhir mata kuliah Jurnalistik Televisi Universitas Multimedia Nusantara dengan semaksimal mungkin. Diawali dengan bump in menawan, menonjolkan audio dari natural sound serta footage-footage berisi tuntutan buruh di antaranya poster bertuliskan ‘Stop PHK Massal’ dan ‘Kami Buruh Bukan Budak’.
Kemasan berita liputan Hari Buruh dikemas dalam dua live report. Sayang, terlalu singkat.
Lima orang bekerjasama dalam kelompok ini – Nabila Muniva, Bidara Deo Pink, Kevin Handoko, Marcella Ingrid, dan Arnold Agustinus- mengerjakan take home test berupa project liputan May Day mata kuliah Jurnalistik Televisi Universitas Multimedia Nusantara.
Continue reading “Indonesia Lebih Dekat yang Terlalu Singkat”
Suasana bak berita televisi profesional disajikan lima mahasiswi ini, baik di ruang siaran maupun gambar-gambar peliputan. Masih ada kekurangannya, tentu saja.
Mereka berlima perempuan semua. Masih semester empat dan enam Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara. Namun, karya akhir mata kuliah Jurnalistik Televisi yang digarap Arfyana Citra, Bonita Widi , Margaretha Sembiring, Shanaz Marthy Utami dan Vividha Jati lumayan keren. Bak pekerja media beneran. Tentu saja, tak ada gading yang tak retak.
Kerja keras mereka ‘belanja gambar’ liputan Hari Buruh patut diapresiasi. Tinggal memoles masalah ‘kesepakatan’ dalam urutan penyajian berita.
Project Ujian Akhir Semester mata kuliah Jurnalistik TV Universitas Multimedia Nusantara berupa satu segmen berita termasuk liputan live dari aksi May Day 2016 ini dikerjakan oleh Ramadhan Sultan, Erwin Halimuci, Nicholas Laurencius, Karisma Indrajayanti, Jhonathan Areasta, Devina Aureel dan Rio Ebenhezer.